Update Banjir Kalsel, Ratusan Pengungsi Butuh Selimut dan Alas Tidur


Halimah (baju merah) salah satu pengungsi yang membutuhkan selimut dan alas tidur di lokasi pengungsian di Terminal Induk Pal Jalan Pramuka Banjarmasin, Kalsel (16/1/2021). (KOMPAS. com/ANDI MUHAMMAD HASWAR)

Sebanyak 400 jiwa korban banjir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) terpaksa mengungsi di Terminal Induk Pal 6 di Jalan Pramuka. Mereka mengungsi lantaran rumah-rumah mereka terendam banjir sejak dua hari terakhir dengan ketinggian air mencapai 2 meter. Halimah, salah satu pengungsi mengatakan, saat ini mereka membutuhkan selimut dan alas tidur. "Kalau malam cukup dingin, kalau bisa kami dibantu selimut dan alas tidur," ujar Halimah kepada kompas.com, Sabtu (16/1/2021).


Selain selimut, Halimah juga mengaku membutuhkan obat-obatan, terutama obat batuk dan obat masuk angin. "Kami disini banyak yang orang tua, jadi kami juga butuh obat-obatan," harapnya. Senada dengan Halimah, pengungsi lainnya bernama Zahra juga mengaku membutuhkan selimut dan alas tidur. Saat banjir menerjang rumahnya, dia dan dua anggota keluarganya tak sempat lagi mengambil selimut dan lebih memilih mengamankan diri.


Untuk saat ini, alas tidur yang mereka gunakan diberi dari pengungsi lain yang berbaik hati menolong. "Untuk sementara pakai punya orang. Untung mau meminjamkan," tuturnya. Sementara itu, ditemui di lokasi pengungsian, Kepala UPTD Terminal Tipe B Dishub Provinsi Kalsel, Rusma Khazairin mengatakan, warga yang mengungsi kemungkinan bertambah sebab belum ada tanda-tanda banjir akan surut. Namun, dia memastikan jika Terminal Induk Pal 6 mampu menampung hingga 1.000 warga. "Kalau banjirnya gak surut, kemungkinan pengungsi bertambah. Di terminal ini maksimal kita bisa tampung itu hingga 1.000 orang," beber Rusma.


Makanan selalu tersedia Untuk bantuan makanan, Rusma menuturkan selalu tersedia. Bahkan, seluruh pengungsi kebagian jatah makan hingga tiga kali sehari. Selain makanan, Rusma juga menjamin ketersediaan air bersih dan listrik. "Alhamdulillah untuk makan selalu saja tersedia makanan siap saji. Tak pernah kekurangan. Begitu pun air bersih dan listrik," ucapnya. Rusma pun berjanji akan menyampaikan kebutuhan pengungsi berupa selimut dan alas tidur. "Akan kami sampaikan ke pemkot Banjarmasin, semoga secepatnya didatangkan," harap dia. Sebelumnya diberitakan, tingginya intensitas hujan selama beberapa hari terkahir di wilayah Kalsel mengakibatkan banjir di sejumlah daerah. Banjir terparah terjadi di Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Sampai saat ini, petugas SAR gabungan masih mengevakuasi warga yang terjebak didalam rumah mereka. Kondisi air di sejumlah wilayah belum menunjukkan adanya penurunan.


Mari bantu saudara-saudara kita terdampak Banjir di Kalimantan Selatan melalui

Transfer bantuan ke:

BNI Syariah : 102 1234 029

BSM : 701 771 7094

BRI Syariah : 103 8039 314

Muamalat : 320 00104 85

an.Yayasan Ibnu Sina - Lazisna


Atau bisa via web di :

https://www.lazisna.org/sedekah-online-lazisna

Pilih Program Kemanusiaan & Kebencanaan


konfirmasi & Informasi :

http://wa.me/6285770117369


Sumber : KOMPAS.com


Penulis : Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad Haswar

Editor : Aprillia Ika


KANTOR KAMI

Jl. Madrasah II No.9 Cilungup

RT/010 RW/010 Duren Sawit

Jakarta Timur 13440

Telp : 0857 7011 7369

Email : ibnusina.laz@gmail.com

CABANG

SDIT Ibnu Sina Harvest City

Education Center,

Perum Harvest city | Cileungsi

 Follow Us :
  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram

copyright © 2020 dwi hartanto All right reserved