Menghormati Kesedihan

Pernahkah kita bersedih lalu berbagi cerita ke teman, eh, malah dibalas dengan cerita yang lebih sedih lagi? Alih-alih mendengarkan kita bercerita, mereka malah memotongnya dengan ucapan, "Kamu masih mending, lah. aku lebih ngenes lagi." Atau, jangan jangan kita sendiri yang seperti itu ketika teman sedang bercerita?!


Bersedih itu tidak apa, bahkan Rasulullah saja pernah menangis merasakan kesedihan saat kehilangan istri dan paman tercinta. Apalagi kita manusia biasa, tentu sedih adalah hal yang wajar. Apapun sebabnya, karena kehilangan, ditinggalkan, dikecewakan, dibohongi atau dihianati.

Mungkin, kita juga menyadari bahwa terkadang lingkungan sekitar kita tidak mendukung atas kesedihan kita. "Aduh, kamu jangan mewek, dong." rasanya pasti sakit disikapi demikian oleh kawan sendiri.


Rasanya, empati sudah hilang dari muka bumi. Sudah menangis sejadi-jadinya, bukannya mendengarkan untuk menenangkan, tapi malah membuat kita merasa tidak ada gunanya panjang lebar bercerita, atau sebaliknya. Semudah itu orang menjustifikasi.


Semoga kita bukan bagian dari mereka.

Sumber : Zakato

17 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua