Satu Hati Untuk Palestina

Bangun kembali fasilitas pendidikan dan rumah sakit di Palestina yang hancur akibat serangan para Zionis, Kirimkan doa dan donasi terbaik sahabat kebaikan untuk rebut kembali Palestina dari tangan para Zionis

Donasi.png

Terkumpul

Rp. 29,059,125,-

Donatur.png

Jumlah Donatur

89

Papan Judul Orange.png

Story

MASJID Al AQSA DISERANG, GAZA DIBOMBARDIR, LEBIH DARI 20 JIWA GUGUR

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun
Sekitar 22 warga sipil Gaza termasuk 9 anak-anak meninggal dunia akibat rudal-roket udara yang diluncurkan Zionis! Dikabarkan pula ada lebih dari 90 jiwa lainnya mengalami luka-luka. Laa hawla walaa quwwata illa billah.

e4a54a7451f115a8e1b6be1b6be2a5fa.jpg

Masih di Palestina, namun berbeda wilayah. I'tikaf berdarah terjadi di Masjidil Aqsa!

Lagi, Zionis melakukan serangan brutal dengan suara granat dan menyerang saudara-saudara kita yang sedang menghidupkan malam-malamnya dengan beribadah di Masjid Al Aqsa. Dari info yang beredar, korban terluka sampai Jumat malam tadi (7/5) berjumlah 200 orang. Diantaranya ada yang mengalami luka ringan, hingga luka parah. Betapa keji perlakuan zionis terhadap saudara-saudara kita di Palestina, disaat warga Palestina sedang khusyuk beribadah, mereka justru menyerangnya dengan brutal.

Hasbunallaah wa ni'mal wakiil...

ae2cbeb4e3222a41a2c67aa5272d6da7.jpg
1d5b6d061da31a003917fdb2eb4060b8.jpg

Palestina, negeri yang ribuan mil jauhnya namun terasa dekat di hati. Keberadaan Al-Quds di tanah Palestina sungguh tidak asing bagi kita, khususnya kaum muslimin. Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam menyebut bahwa Masjidil Aqsha adalah masjid tertua kedua di muka bumi dan merupakan kiblat pertama kaum muslimin. Dan Baitul Maqdis sendiri merupakan salah satu dari tiga kota suci yang dianjurkan untuk diziarahi dengan niatan ibadah.

889571ed7073a0caa1561ecb0d8f1af0.jpg

Akan tetapi, kesucian dan kedamaian Palestina berubah drastis. Petaka ini dimulai tahun 1948. Dalam pendirian negara Israel, Zionis tidak pernah segan untuk membantai warga Palestina di atas tanah air mereka sendiri. Semua demi tujuan merampas tanah milik warga Palestina agar penjajah Zionis bisa hidup dan tinggal di atas tanah tersebut. Di tahun inilah, pertama kali warga Palestina berbondong-bondong mengungsi dan mencari suaka.

2ff324577db52694b08b9abd84c7f5b2.jpg

Tahun demi tahun berganti, namun kekejian Zionis tak pernah usai. Agresi militer dilakukan demi meluluhlantakkan Gaza. Hingga akhirnya tanah Gaza kini diblokade, dikepung oleh Zionis. Akses masuk dan keluar warga, sepenuhnya diatur oleh pemerintah Zionis. Perekonomian mereka ambruk. Angka kemiskinan melonjak. Jumlah pengangguran dan anak putus sekolah bertambah.

3c70a776eacbebb236f1a229a6438fc4.jpg

Belum lagi di Tepi Barat. Penggusuran demi penggusuran terus berlangsung. Siapapun yang melawan, akan ditangkap dan dipenjara tanpa ada yang tahu seberapa lama. Semakin banyak saudara kita di Palestina yang mesti tinggal di tenda-tenda pengungsian dengan segala keterbatasannya. Dan yang paling menyakitkan adalah usaha Zionis untuk menguasai AlQuds. Pasukan Zionis mengawasi jamaah yang hendak beribadah di masjid-masjid komplek AlQuds. Mereka tak segan melakukan tindakan intimidasi kepada saudara-saudara kita.

palestina penyaluran.jpg

Laa Hawla wa Laa Quwwata Illa Billah

Memilukan memang jika memikirkan derita saudara Palestina kita. Namun, sebagai saudara sesama muslim dan manusia, semestinya kita bangkit untuk bersamai perjuangan mereka sampai Palestina sepenuhnya direbut kembali.

Do'a terbaik untuk mereka yang kita panjatkan kepada Allah sebagai Maha Pelindung amatlah penting. Namun dukunganmu dalam bentuk sedekah juga tak kalah penting. Sebab dari sedekah terkuatmu, Insya Allah, akan ada bantuan yang meringankan derita kehidupan mereka sehari-hari akibat penjajahan dan pengepungan yang belum berhenti. Mulai dari bantuan pangan, medis, pendidikan, sandang dan beragam bantuan penunjang kehidupan mereka lainnya.

Yuk, ikut rebut Palestina kembali!

Agar di akhirat nanti, kita memiliki jawaban tepat saat ditanya ada di mana kita ketika saudara di Palestina tengah berjuang.


Sumber foto: Reuters, NYTimes, CDNI, ACT dan berbagai sumber lainnya.